Kamis, 19 Mei 2016

Dua Buah Ember

Dua Buah Ember Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Dua buah ember di tepi sebuah perigi. Tak dapat dipastikan sudah berapa banyak air yang telah mengisi kedua ember itu. Namun selalu saja kedua ember tersebut pada akhirnya harus menjadi kosong, dan akan dibawa lagi ke tepi perigi ini untuk diisi air.

?Engkau nampak murung kurang bergembira hari ini. Apa gerangan yang telah menggerogoti bathinmu?? Tanya satu di antaranya kepada ember yang lain yang berada di sampingnya.

?Oh nasib...nasib!! Sungguh suatu pekerjaan yang sia-sia tanpa arti. Setiap hari saya selalu mengulangi pekerjaan yang sama, yakni datang ke perigi ini untuk diisi dengan air hingga penuh. Namun setelah itu saya akan menjadi kosong lagi dan harus datang lagi ke tempat ini. Sungguh membosankan!!? Keluh ember yang ditanya.

?Oh...begitu!!? Sahut ember yang pertama. ?Tapi aku tak pernah berpikir demikian. Sebaliknya, setiap kali setelah tiba di tepi perigi ini, saya akan selalu dengan penuh gembira berkata; Dalam kehampaan aku datang, namun dalam kelimpahan aku meninggalkan tempat ini. Sungguh suatu k
... baca selengkapnya di Dua Buah Ember Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor Satu

Senin, 16 Mei 2016

Sepuluh Pengganjal Kebahagiaan Anda

Sepuluh Pengganjal Kebahagiaan Anda Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

LET GO OF DEMAND

Apa sih, yang sebenarnya membuat Anda marah dan kecewa? Apakah seseorang yang memotong antrian di depan Anda? Pengemudi iseng yang memprovokasi Anda di jalanan? Komputer yang hanya untuk di-boot saja terasa begitu lama? Handphone yang harus berganti setiap bulan dua kali karena terus dicuri? Orang yang mengejek dan mempermainkan Anda? Hujan sepanjang hari? Tagihan bejibun yang membuat Anda marah sampai ke ubun-ubun?

Bukan, bukan itu semua. Apa yang membuat Anda marah dan kecewa adalah "tuntutan yang kekanak-kanakan" dan "ekspektasi yang tidak realistis".

Saat Anda masih bayi, apa yang perlu Anda lakukan untuk mendapatkan sesuatu, hanyalah berteriak menangis sekencang-kencangnya. Dengan modal itu, Anda mendapatkan popok yang baru, susu ibu atau susu sapi, atau barang sepuluh lima belas kerokan pisang ambon untuk dinikmati.

Itulah ciri Anda saat masih helpless dulu. Waktu itu, perilaku demanding Anda masih bisa diterima. Tapi kini Anda telah dewasa. Anda bertanggung jawab pada hidup Anda, dan Anda tidak bisa lagi berharap bahwa dunia akan melayani Anda sebagaimana yang Anda mau. Jika Anda tetap melakukannya sekarang, itu namanya self-induced misery, alias penderitaan yang Anda buat sendiri. Berhentilah.

Ap
... baca selengkapnya di Sepuluh Pengganjal Kebahagiaan Anda Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor Satu

Senin, 09 Mei 2016

Menanam Seribu Pohon

Menanam Seribu Pohon Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Pagi itu, suara Ibu membuatku terbangun dari tidurku. Tak tahunya, ibu ingin mengajakku pergi ke taman untuk menghadiri acara menanam seribu pohon di desaku jam 08.00 nanti. Aku pun bergegas bangun, merapikan tempat tidurku, dan pergi ke kamar mandi untuk Wudhu.

Cress!
Air mengalir keluar dari keran. Aku membasuh tanganku, berkumur, membasuh hidung, membasuh muka, membasuh tangan sampai siku-siku, mengusap kening, membasuh telinga, mengusap kaki sampai telapak dan mata kaki. Lalu aku keluar dari kamar mandi dan membaca doa setelah wudhu.

Kalian sudah tahu aku? Pasti belum. Aku adalah Fatimah Azzahra. Aku biasa di panggil Fatimah. Aku suka dan sangat mencintai lingkungan. Ok teman-teman mau tahu kelanjutan kisahku dan bagaimana aku menjaga lingkungan sekitarku? Ok cekidot!

Aku segera mengambil mukena dan sholat shubuh. Aku sholat dengan sangat khusyuk. Selesai sholat, aku pergi ke kamar mandi dan mandi pagi. Byurr! Aku mengguyur tubuhku dengan segayung air. Hmm… segar! Aku pun menggosokkan sabun ke badanku dan sehabis itu mengguyur badanku lagi. Brr… dingin juga ya air
... baca selengkapnya di Menanam Seribu Pohon Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor Satu

Kamis, 05 Mei 2016

Wiro Sableng #89 : Geger Di Pangandaran

Wiro Sableng #89 : Geger Di Pangandaran Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1WIRO SABLENG

Pendekar Kapak Maut Naga Geni 212

Karya: Bastian Tito

Episode : WASIAT IBLIS

SEPASANG mata Pendekar 212 sesaat membesar tak berkesip. Dadanya berdebar keras. "Dewi Payung Tujuh! Akhirnya kutemui kau!" kata Wiro menggeram dalam hati. Kalau dituruti amarahnya, rasanya mau dia menyerbu si gadis saat itu juga. Sambil mengepalkan tinju murid Sinto Gendeng berusaha menekan gejolak dendam yang bersarang dalam dirinya sejak beberapa waktu.
Orang tua pemilik rumah makan menyambut kedatangan Wiro lalu dengan ramah mempersilahkan tamunya ini memilih tempat duduk. Namun sang tamu sama sekali tidak mengacuhkan. Terus saja memandang melotot ke arah gadis berpakaian biru berkembang-kembang kuning yang duduk di sudut rumah makan, asyik menyantap makanan.

"Kalau kuhajar sekarang rasanya kurang pantas. Biarkan dia meneruskan makan dulu. Mungkin ini makan yang terakhir baginya. Akan kutunggu dia di luar!"Wiro keluar dari rumah makan itu. Dengan cepat dia menyelinap ke balik sebuah bangunan kayu, mendekam di bawah sebatang pohon. Dari sini dia dapat melihat pintu rumah maka
... baca selengkapnya di Wiro Sableng #89 : Geger Di Pangandaran Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor Satu

Senin, 13 April 2009

Belajar Dari Pengalaman

Bagi yang terpilih, ingat-lah janji-janji Anda terhadap para rakyat pemilih, Ingatlah janji Anda untuk membuat perubahan di negeri yang terpuruk dengan berbagai macam krisis dan bencana ini. Jangan sampai Anda membawa penyesalan di akhir hayat Anda, mumpung Anda masih diberi kesempatan - belajarlah dari penyesalan yang tertulis di batu nisan seorang penulis berikut:



"Ketika aku muda, aku ingin mengubah seluruh dunia. Lalu aku sadari, betapa sulit mengubah seluruh dunia ini, lalu aku putuskan untuk mengubah negeriku saja.



Ketika aku sadari bahwa aku tidak bisa mengubah negeriku, aku mulai berusaha mengubah masyarakatku. Ketika aku semakin tua, aku sadari tidak mudah mengubah masyarakatku, maka aku mulai berusaha mengubah keluargaku. Kemudian akupun sadar aku semakin renta, aku juga tak bisa mengubah keluargaku.



Ketika waktuku sudah hampir habis, aku menyesal ternyata satu-satunya yang bisa aku ubah adalah diriku sendiri. Bila saja aku bisa mengubah diriku sejak dahulu, aku pasti bisa mengubah keluargaku kemudian masyarakatku. Pada akhirnya aku akan mengubah negeriku dan setelah itu aku pun bisa mengubah seluruh dunia ini."



Bagi yang tidak terpilih, jangan sedih- jangan gundah. Kembalilah mengaji bersama kami rakyat kebanyakan. Sebagai rakyat biasa kita tetap bisa mengubah dunia, tidak percaya ? Ada pelajaran yang sangat indah dari ulama besar abad ini Imam Asy-Syahid Hasan Al Banna bagi Anda yang ingin mengubah dunia.



Dunia tidak bisa diubah dengan teori dan juga janji; dunia hanya bisa diubah dengan amal yang nyata. Amal-pun tidak bisa sembarang amal, melainkan amal yang berkwalitas, ikhlas dan dilakukan dengan urutan yang benar. Berikut adalah urutan amal bagi yang ingin mengubah dunia.



1) Perbaikilah diri Anda sendiri dahulu : targetnya adalah menjadikan diri Anda kuat secara fisik, kokoh akhlaq, luas wawasan, mampu mandiri dengan penghasilan sendiri, selamat aqidah (tidak syirik sedikitpun), benar dalam beribadah, selalu memperbaiki diri, mampu mengatur waktu, rapi dalam segala urusan dan mampu memberi manfaat pada orang lain.

2) Menjadikan keluarga Anda keluarga muslim : mendidik dan membimbing anak dengan dasar-dasar Islam, menjaga etika Islam dalam setiap aktivitas.

3) Mengajak masyarakat ke Islam : menyebarkan seruan kebaikan, mencegah kemungkaran, segera melakukan kebajikan, mewarnai kehidupan masyarakat dengan Islam.

4) Memerdekakan Tanah Air : membebaskan diri dan negeri dari segala bentuk penjajahan baik yang sifatnya politik, ekonomi maupun penjajahan pemikiran.

5) Membenahi pemerintahan : membawa kearah pemerintahan yang Islami, pemimpin adalah pelayan umat, menjamin pelaksanaan hal-hal yang diperintahkan /diwajibkan dalam Islam dan melarang hal-hal yang memang terlarang dalam Islam.

6) Mengembalikan Khilafah : mengembalikan eksistensi kekhalifahan Islam yang telah hilang berpuluh tahun, memerdekakan negeri-negeri Muslim yang masih terjajah dan menghidupkan kejayaannya.

7) Kepeloporan internasional ( ustadziyatul ‘alam) : Baru saat itulah Anda-Anda bersama kita semua umat Islam insyaallah bisa merubah dunia, membebaskan dunia dari segala fitnah, dan kita hanya tunduk semata-mata kepada Allah.



Dari urut-urutan tersebut diatas, kita bisa lihat bahwa membenahi pemerintahan baru bisa kita lakukan di urutan ke 5 setelah kita sukses di empat urutan sebelumnya.



Kita paling hanya bisa bermimpi untuk memperbaiki masyarakat, negeri/pemerintahan apalagi dunia bila untuk memperbaiki diri dan keluarga saja kita tidak bisa.

Mari kita sekarang mulai dari square-one, kita mulai dari urutan pertama dulu, kemudian kedua, ketiga dan sambil terus memohon kepadaNya agar niat kita menyempurnakan amal sampai urutan ke 7 disampaikanNya …entah kapan, entah pada generasi kita atau anak-cucu yang jelas kita telah memulai dari langkah yang benar…1, 2, 3…. Amin.

ditulis oleh Muhaimin Iqbal
M. Qomaruddin
Dept. of Informatics Engineering
Universitas Islam Sultan Agung (UNISSULA)
Semarang Jawa Tengah Indonesia
~~~~~~~~~~~~ ~~~~~~~~~ ~~~~~~~~~ ~
Ph.D Student
IS Departement - UTM Skudai
Johor Bahru Malaysia
+60167199008

Minggu, 01 Februari 2009

T I harus masuk Pesantren

Achmad Rouzni Noor II - detikinet

Jakarta - Jika Banjarmasin, Kalimantan Selatan, berhasil jadi provinsi cyber, maka keberhasilannya harus ditiru daerah lain. Demikian pesan Menkominfo Mohammad Nuh saat berkeliling sehari penuh mengunjungi pondok pesantren Darussalam dan Universitas Lambun Mangkurat.

Nuh mengatakan, baik pondok pesantren, kampus, maupun lembaga pendidikan lainnya, harus memanfaatkan teknologi informasi (TI) sebagai alat bantu menyelesaikan masalah. "TI harus jadi motor penggerak. Kalau nantinya Kalimantan Selatan jadi full cyber, ini harus dikloning ke provinsi lain," ujarnya di Martapura, Banjarmasin, Jumat (30/1/2009).

Menteri menjelaskan, lembaga pendidikan sangat memegang peranan penting bagi suatu daerah untuk menjadi provinsi cyber. Ia lantas mendorong semua operator telekomunikasi untuk mendukung penyediaan sarana pendidikan berbasis TI di daerah seperti Banjarmasin.

"Semua butuh komputer, begitu juga pondok pesantren. Sebab, siapa yang tidak menguasai teknologi, akan tertinggal. Kami akan meminta operator untuk membantu," seloroh Nuh.

Dalam kesempatan ini, operator Excelcomindo Pratama (XL) lewat Indonesian Telecomunication User Group (Idtug) menyerahkan donasi 12 perangkat komputer, akses internet dan beragam pelatihan untuk menjadikan Darussalam sebagai pondok pesantren berbasis TI.

Menurut Presdir XL Hasnul Suhaimi, jika program ini berhasil, maka akan dilanjutkan kepada lembaga pendidikan lainnya. "Pondok pesantren ini jadi proyek percontohan," pungkasnya. XL sendiri berharap bisa membantu menyediakan perangkat komputer beserta akses internet ke 60 sekolah setiap tahunnya.